Jumat, 27 April 2012

Seberapa Jorok Restoran Cepat Saji

Seorang karyawan McDonald's di South Carolina meludah ke dalam dua cangkir es teh manis yang dikembalikan pengunjung karena kurang manis. Sebuah video mennjukkan, karyawan itu membungkuk di depan cangkir sebelum menyerahkan cangkir itu kembali.

Pihak McDonald's mengakui terdapat lendir di dalam es teh manis. Si karyawan pun ditangkap atas tuduhan memasukkan bahan berbahaya ke dalam makanan. Insiden McDonald's itu seolah membuktikan kebenaran ungkapan "Jangan pernah bikin pelayan marah. Mereka bisa meracuni makanan kita."

Rahasia Dapur
 Anthony Bourdain, seorang koki, pernah menulis buku yang mengupas habis sisi kelam dunia kuliner lebih dari 10 tahun lalu. Buku itu amat bagus dijadikan panduan supaya kita tidak keracunan ketika sedang kencan. Bourdain menyibak pintu dapur dan mengungkapkan beberapa trik kotor yang dilakukan restoran. Misalnya, menyaring abu rokok dari mentega yang sudah terpakai untuk membuat saus serta menyajikan daging lama kepada pengunjung yang minta steak matang.

Skandal Ayam
 Ada banyak lagi contoh makanan terkontaminasi oleh restoran ( serta dapur yang tidak bersih ), terutama oleh waralaba resto cepat saji. Baru-baru ini, seorang mantan manajer KFC di Oregon menuntut pemilik cabang karena memecat seorang karyawan yang menolak menyajikan ayam busuk dan lewat kedaluwarsa. Menurut gugatan itu, si manajer mengundurkan diri karena "tidak tahan terus-terusan menyajikan ayam busuk kepada pengunjung".

Bahaya Makanan Capat Saji
Tanpa bermaksud menunjuk hidung satu pihak tertentu, sebuah investigasi oleh NBC Dataline mengungkapkan 60% jaringan restoran telah melanggar kode etik kesehatan selama satu setengah tahun sebelumnya laporan ini dibuat.

Beberapa masalah kesehatan yang terjadi di waralaba seperti McDonald's, Taco Bell, Wendy's dan Burger King adalah masuknya tikus, serangga, dan kotoranlain kedalam dapur serta buruknya sanatasi karyawan. Mengingat 25% warga Amerika Serikat makan di resto cepat saji setiap hari, bayangkan betapa besarnya kemungkinan mereka terjangkit penyakit.

The Huffington Post telah merilis katalog yang berisi laporan benda-benda "asing" dalam makanan cepat saji. Antara lain : telur lalat di kentang goreng Wendy's, air liur di burger Whopper, dan plaster berdarah di Pizza Hut, lalu tikus goreng di dalam keranjang Popeye's.

Bagaimana dengan restoran independen ( yang tidak tergabung dalam jaringan ) ?
Bourdain mengatakan, dapur mereka kini lebih bersih dibanding dulu. "kondisi pasar ikan, dan penanganan kualitas makanan secara umum, sekarang lebih baik," katanya kepada WebMD. "Adanya upaya menjaga kualitas di dapur-dapur yang dulu tidak ada."

Meski demikian, tidak ada restoran yang mampu mengendalikan tidakan impulsif karyawannya. Mungkin ada baiknya bila teh anda kurang manis, tambahkan saja gulanya sendiri.

Tidak ada komentar: